Pada sendi yang terserang osteoartritis, penggunaan sendi berlebihan dapat mengikis tulang rawan pelindung yang menutupi ujung tulang. Penonjolan kecil tulang (disebut osteofit) kerap terbentuk pada ujung sendi. Perubahan-perubahan ini menyebabkan rasa nyeri yang akan bertambah parah jika sendi digerakkan. Biasanya terjadi bengkak pada area yang sakit dan gerakan menjadi terbatas. Sendi dapat patah jika digerakkan. Gejalanya dapat timbul dan kemudian hilang dalam jangka waktu lama
Jumat, 24 Agustus 2012
OSTEOARTRITISDefenisiOsteoartritis adalah penyakit peradangan sendi yang sering muncul pada usialanjut. Jarang dijumpai pada usia dibawah 40 tahun dan lebih sering dijumpai padausia diatas 60 tahun.EtiologiPenyebab dari osteoartritis hingga saat ini masih belum terungkap, namunbeberapa faktor resiko untuk timbulnya osteoartritis antara lain adalah :1. Umur.Dari semua faktor resiko untuk timbulnya osteoartritis, faktor ketuaan adalahyang terkuat. Prevalensi dan beratnya orteoartritis semakin meningkat denganbertambahnya umur. Osteoartritis hampir tak pernah pada anak-anak, jarangpada umur dibawah 40 tahun dan sering pada umur diatas 60 tahun.2. Jenis Kelamin.Wanita lebih sering terkena osteoartritis lutut dan sendi , dan lelaki lebihsering terkena osteoartritis paha, pergelangan tangan dan leher. Secarakeeluruhan dibawah 45 tahun frekuensi osteoartritis kurang lebih sama pada laki dan wanita tetapi diatas 50 tahun frekuensi oeteoartritis lebih banyak padawanita dari pada pria hal ini menunjukkan adanya peran hormonal padapatogenesis osteoartritis.3. GeneticFaktor herediter juga berperan pada timbulnya osteoartritis missal, pada ibudari seorang wanita dengan osteoartritis pada sendi-sendi inter falang distalterdapat dua kali lebih sering osteoartritis pada sendi-sendi tersebut, dan anak-anaknya perempuan cenderung mempunyai tiga kali lebih sering dari pada ibudananak perempuan dari wanita tanpa osteoarthritis.4. Suku.Prevalensi dan pola terkenanya sendi pada osteoartritis nampaknya terdapatperbedaan diantara masing-masing suku bangsa, misalnya osteoartritis pahalebih jarang diantara orang-orang kulit hitam dan usia dari pada kaukasia.Osteoartritis lebih sering dijumpai pada orang – orang Amerika asli dari padaorang kulit putih.Hal ini mungkin berkaitan dengan perbedaan cara hidup maupun perbedaanpada frekuensi kelainan kongenital dan pertumbuhan.5. KegemukanBerat badan yang berlebihan nyata berkaitan dengan meningkatnya resikountuk timbulnya osteoartritis baik pada wanita maupun pada pria. Kegemukanternyata tak hanya berkaitan dengan osteoartritis pada sendi yang menanggungbeban, tapi juga dengan osteoartritis sendi lain (tangan atau sternoklavikula)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar